Senin, 28 Oktober 2013

Materi Objek, Gejala, Tingkat Organisasi dan Persoalan Biologi



Materi Objek, Gejala, Tingkat Organisasi dan Persoalan Biologi

Oleh: Rhezha Hussein, M.Si.
 
Pembahasan Biologi…….
Mengklasifikasi makhluk hidup atau objek biologi perlu adanya suatu pengamatan pada objek biologi tersebut misalnya praktikum yang telah kami lakukan. Ternyata berdasarkan praktikum yang kami lakukan kami dapat menentukan keanekaragaman pada beberapa objek biologi misalnya pada daun beringin dan siput yang kami amati ternyata pada kedua objek tersebut dapat ditentukan dari persoalan biologi, gejala objek bahkan sampai tingkat organisasi kehidupan. Hal ini menggambarkan bahwa objek biologi tidak hanya didasarkan pada suatu objek yang mempunyai ukuran besar saja. Berdasarkan praktikum yang telah kami lakukan kami memperoleh hasil bahwa pada objek yang kami amati mempunyai beberapa ciri tertentu.
Biologi adalah suatu ilmu pengetahuan alam. Yang dimana biologi mempunyai beberapa tingkat organisasi kehidupan biologi. Salah satu dari tingkat organisasi kehidupan biologi adalah struktur dan fungsinya. Setiap tingktatan organisasi kehidupan dapat dipelajari dari struktur dan bentuknya walaupun dari hal yang terkecil dari tubuh suatu makhluk hidup. Misalnya seseorang dapat mempelajari gen dari:
1. Strukturnya, misalnya antara lain:

a.       bagaimana bentuknya
b.      berapa besar ukurannya
c.       apa saja macam komponennya
d.      bagaimana kaitan antar komponen,
e.       dimana terdapatnya ADN
f.       bahan apa saja yang menysun ADN dan
g.      lain-lain

2. Fungsinya, misalnya antara lain:
a.       apa peranan DNA dalam organisme
b.      bagaimana mekanisme replikasi ADN
c.       bagaimana mekanisme transkripsi ADN
d.      bagaimana mekanisme duplikasi ADN
e.       bagaimana peranan ADN dalam sintesis protein.
f.       bagaimana peranan ADN dalam peristiwa mutasi dan
g.      lain-lain.
Dan masih banyak lagi tingkatan organisasi kehidupan bilogi lainnya yang dapat kita pelajari pada suatu objek biologi. Namun selain tingkatan organisasi kehidupana kita juga dapat mempelajari persoalan-persoalan biologi. Persoalan sesungguhnya adalah dimunculkan oleh manusia dengan mendasarkan pada gejala-gejala yang terungkap. Oleh sebab itu macamnya persoalan adalah didasari oleh macamnya gejala yang terungkap.
Gejala-gejala yang umum kita jumpai pada objek biologi pada setiap tingkatan organisasi makhluk hidup, antara lain adalah :
  1. adanya keterkaitan makhluk hidup dengan lingkungannya
  2. adanya kenekaragaman makhluk hidup
  3. adanya keterkaitan struktur dan fungsi
  4. adanya pewarisan sifat dalam kelangsungan makhluk hidup
  5. adanya mekanisme regulasi
  6. adanya pola perilaku
  7. adanya perkembangan dan evolusi
Sehubungan dengan adanya fenomena yang bersifat umum tersebut, maka lahirlah persoalan-persoalan biologi yang berkaitan dengan masing-masing fenomena tersebut.
Dari uraian tersebut diatas secara menyeluruh dapat digambarkan bahwa sosok keilmuan biologi ditinjau dari aspek: objek, tingkat organisasi dan persoalan yang didasari oleh fenomena-fenomena yang secara umum dapat dijumpai pada saat dan tempat manapun.
Untuk memberi gambaran secara utuh, berikut ini digambarkan sosok keilmuan berdasar sudut pandang :
1. kelompok obyek biologi diantara lain :

a.       hewan
b.      tumbuhan
c.       protmon
2. persoalan biologi diantara lain :
a.       science as inquiry
b.      sejarah konsep biologi
c.       evolusi
d.      diversitas dan uniti
e.       kelangsungan genetik
f.       organisme dan lingkungan
g.      behavior
h.      struktur dan fungsi
i.        regulasi
3. tingkat organisasi kehidupan diantara lain :
a.       biosfer
b.      jaringan oragan
c.       individu
d.      populasi
e.       komunitas
f.       bioma.
Akan tetapi seperti yang telah dijelaskan diatas bahwa persoalan, tingkatan organisasi dan gejala objek dapat dipelajari pada setiap objek biologi yang dimana dapat kita jumpai pada kehidpan sehari-hari kita.

Pengertian Biologi




Pengertian Biologi (Definisi Biologi) - [Oleh Rhezha Hussein, S.Pd. M.Si.]. Jika dilihat dari asal usul katanya, pengertian biologi berasal dari kata Yunani yaitu bios yang berarti kehidupan dan logos yang berarti pengetahuan (ilmu). Ilmu bologi adalah ilmu yang mempelajari segala hal yang berhubungan dengan makhluk hidup dan kehidupan. Ilmu biologi dirintis oleh Aristoteles yang merupakan ilmuwan berkebangsaan Yunani yang kita sebut juga sebagai perintis biologi. Objek kajian Biologi adalah mempelajari tentang kehidupan pada berbagai tingkatan organisme. Tingkatan organisme kehidupan tersebut meliputi sel, jaringan, organ, sistem organ, individu, populasi, komunitas, ekosistem bahkan juga tingkatan yang lebih tinggi yaitu Biosfer.
Pengertian Biologi
Pengertian Biologi
Cabang Biologi mencakup berbagai bidang misalnya Genetika: ilmu yang mempelajari gen, Sitologi: ilmu yang mempelajari sel, Histologi: ilmu yang mempelajari jaringan, Morfologi: ilmu yang mempelajari struktur luar organisme. Anatomi: ilmu yang mempelajari struktur dalam organisme, Fisiologi: ilmu yang mempelajari proses kehidupan organisme, Taksonomi: ilmu yang mempelajari klasifikasi organisme. Ekologi: ilmu yang mempelajari hubungan organisme dengan lingkungannya, Evolusi: ilmu yang mempelajari asal usul kehidupan dan perubahan organisme dari waktu ke waktu .
Manfaat pengetahuan tentang makhluk hidup untuk memecahkan berbagai masalah guna meningkatkan kesejahteraan hidup manusia. Berbagai masalah yang berkaitan dengan pangan , sandang, papan, energi, lingkungan bahkan sosial dapat diatasi dengan Biologi. Biologi banyak digunakan untuk berbagai bidang kehidupan seperti pertanian, peternakan, perikanan, kedokteran, dan lain sebagainya.
Ilmuwan Biologi memperoleh ilmu pengetahuan tidak saja dengan cara membaca, namun juga menyelidiki organisme dan fenomena kehidupan secara langsung. Penyelidikan tersebut dilakukan dengan cara yang sistematis yang disebut metode ilmiah dan disertai dengan sikap ilmiah.
Sekarang ini berkembang aspek biologi yang mengkaji kemungkinan berevolusinya makhluk hidup pada masa yang akan datang, juga kemungkinan adanya makhluk hidup di planet-planet selain bumi, yaitu astrobiologi. Sementara itu, perkembangan teknologi memungkinkan pengkajian pada tingkat molekul penyusun organisme melalui biologi molekular serta biokimia, yang banyak didukung oleh perkembangan teknik komputasi melalui bidang bioinformatika.
Demikian artikel Pengertian Biologi, semoga bermanfaat.

Kamis, 24 Oktober 2013

Abstrak



ABSTRAK

Rhezha Hussein, M.Si.
                                                
Aplikasi Strategi Pembelajaran Mind Map dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Atap Uat Ngan Kei Besar
 


Dalam hidup manusia selalu berpikir pada berbagai hal. Dari proses berpikir, manusia berusaha memunculkan sesuatu yang baru yang muncul dalam pikiran baik berupa konsep, ide, maupun kreativitas, karena di dalam pikiran manusia, terdapat proses menerima pesan atau memori, kemudian proses pengolahan itu nantinya mampu menghasilkan berbagai konsep yang cemerlang.
Strategi pembelajaran Mind Map adalah cara yang digunakan pendidik untuk membantu mengoptimalkan kemampuan kedua belah otak dengan membuat konsep atau memetakan ide atau pikiran dari inti pelajaran dengan kombinasi warna, gambar dan cabang-cabang melengkung
Tujuan pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan  pembelajaran dengan strategi pembelajaran mind map dalam pelajaran PAI pada siswa SMP Negeri 1 Atap Uat Ngan Kei Besar, serta dapat menganalisis hasil belajar siswa dengan strategi pembelajaran mind map pada pelajaran PAI di SMP Negeri 1 Atap UatNgan Kei Besar.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif yang menerapkan  observasi langsung yakni bersama-sama dengan obyek penelitian dilapangan. Selain itu digunakan juga studi kepustakaan yakni buku-buku atau referensi yang berkaitan dengan masalah yang hendak diteliti.
Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa strategi pembelajaran mind map dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran PAI. Aspek kognitif yaitu peningkatan nilai tes tulis. Sebelum diterapkannya strategi pembelajaran mind map, rata-rata nilai siswa yaitu 75,5 namun meningkat menjadi 91,4 setelah diterapkannya strategi pembelajaran mind map. Aspek afektif yaitu siswa dapat memahami apa yang disampaikan guru melalui gambar mind map yang siswa buat sendiri. Peningkatan prestasi siswa juga didukung dengan faktor internal dan eksternal siswa.